Jumat, 16 Maret 2012

Musang dan Ayam

     Pada suatu hari, Musang datang ke rumah Ayam. Terjadilah perbincangan yang sangat panjang. Setelah berbincang- bincang sekian lama, Musang pun menyampaikan keinginannya untuk bermalam di rumah Ayam.
     "Kalau boleh, aku ingin bermalam di sini." kata Musang.
      "O... sama sekali tidak keberatan." jawab ayam. "Tetapi, kamu harus maklum bahwa anakku banyak minta minum, menangis, dan sebagainya. Yah, seperti itulah setiap malamnya. Lagi pula anak- anak tidak peduli ada tamu atau tidak, mereka senantiasa ribut"
      "Oh...tidak apa- apa, anakku juga demikian." jawab musang.
      Malam harinya, Ayam mengatur tempat tidur anakknya, tetapi anaknya yang besar- besar di suruh mencari batu. Setelah terkumpul, di susun di bawah tempat tidurnya. Ayam segera diam- diam mengungsikan anak- anaknya. Sesudah agak lama, suasana pun menjadi sunyi sepi. Pikir Musang, temtu Ayam dan anak-anaknya sudah tertidur nyenyak. Perlahan- lahan, Musang mengintai dan mendekati tempat tidur Ayam. Musang dengan sekuat tenaga menyeruduk dan menerkam tempat tidur ayam. Akan tetapi, yang kena terkam hanyalah batu- batu yang di susum Ayam. Musang kesakitan, gigi tengahnya patah. Dengan putus asa, pulanglah Musang ke rumahnya dengan perasaan menahan sakit.

1 komentar: